Postingan

Usaha Menembus Angkasa Anak kecil itu sudah terlalu gila. Berani-beraninya menuju ke pulau orang tanpa satupun teman. Memang kabarnya, dia pernah juga melakukan hal seperti itu. Pergi sendirian, tanpa pamit orang tua. Dan pulang-pulang nisa membawa kebahagiaan. Tapi tidak dengan kepulangannya untuk kisah keduanya. Dia terlihat murung, bahkan dia sempat tidak mau pulang ke tanah kelahiran. Dia sudah nyaman dengan kerasnya hidup di ibu kota. Dan dia merasa tak akan tahan, beban hidup yang pasti akan bertambah berat, ketika dia kembali ke tanah kelahirannya. Terlalu nyaman berada di atas awan, saat dia di peluk sang Tuhan. Dia tak rela waktu itu berjalan sangat singkat. Angkasa sebagai tempat pengaduannya pada Tuhan. Katanya dia tidak akan bisa terbang setinggi ini, kalau belum pernah diinjak sedalam pusat bumi. Memang terlalu berlebihan, tapi inilah kisah anak jalanan… Dia adalah Anggun, si pemimpi sejati yang bisa terbang naik pesawat terbang. Saat ini telah dia dapatkan sudah...
12 November 2019 Masih teringat jelas drama sebulan yang lalu. Bukan aku mengingat bahwa aku sudah berhasil menjadi sosok yang kuat. Tapi karena sampai saat ini aku belum bisa menyelesaikan masalah ini sendiri Sungguh sebenarnya aku ingin menjadi manusia biasa. Sebaik-baiknya manusia yang bisa menguatkan orang lain. Dan aku pun tak tahu, kenapa Allah memberi jalan seperti ini. F L A S H B A C K Malam ini aku bersyukur bisa tidur diatas kasur. Suguhan teh hangat dan bakso malam ini benar-benar menjadi obat mujarab atas kelaparanku yang seharian ini ndak makan. Alhamdulillah, sahabat kecilku ini mengerti dan peduli. Dia mau menjemputku di depan hotel dekat kontrakan dia. Malam ini aku akan menginap di kontrakannya. Tempat sederhana yang tidak aku bayangkan sebelumnya.  Berakhir sudah kisah perjalananku dari Purwokerto ke Samarinda disini. Ya. Aku masih di Jogja. Tempat impianku kuliah dulu. Tapi dengan selalu saja Ada kisah duka disini. Ketinggalan...
Sudah lam atak berkabar Pada kawan yang tak nampak disana Aku yakin siapapun engkau menjadi saat ini Kau selalu dalam lindungan ilahhi Tentang kabar Anggun yang sudha lama menjauh, tenanglah semuanya dari diriku masih utuh Begitu juga dengan jiwa yang pernah rapuh Tentang kisah indah di tanah baru ini Ah, akan kuceritakan semuanya Padamu Besok
23 February 2019 Tentang syukur yang Tak terukur Diantara manusia yang berjalan saat ini Saya yakin karena mereka mempunyai tujuan Begitu juga Saya Sengaja aku langkahkan kaki ke kampus dimana aku belajar Bertemu banyak kawan Dan mendapat banyak pengetahuan Kali ini adalah wisuda kedua yang aku lihat di kampus Saya Harapan Saya Hari Ini adalah bisa berdo'a Juga membayangkan tahun depan Saya bisa seperti mereka Ya. Tahun depan wisuda Inilah salah Satu kegilaan yang belum bisa aku hilangkan Bermimpi tanpa realistis Dan sering out of the box Kabar kelulusan Inilah Hari yang ditunggu tunggu sang orang tua. Ketika anaknya yang sudah dewasa bisa meluluskan studinya. Setelah sekian lama berjuang membiayai sekolah dengan peluh keringat. Saya percaya bahagia semakin bertambah, tatkala sujud toga bersemayam dengan indah di kepala putra putrinya And then... Kapan Saya ? Insya

Muhasabah Malam

Kisah ini Tak rumit Hanya cerita sedikit Ya Sedikit membuat tidurku sulit ... Tentang sebuah tanah, dimana hidup para manusia gigih dan tangguh. Semangat hidup yang tak pernah redup. Senyum Manis yang Tak pernah terkikis.  P A K I S Disanalah aku temukan waktu yang begitu aku rindu Seolah kebahagiaan Masa kecil kembali terukir ... Hari ini, baru saja aku bertemu Bapak Mentri Agama. Pak Lukman Hakim. Sosok petinggi negara yang baik hatinya. Sunggguh rencana Allah sangat tak tersuga. Bagiku, Hari ini adalah Hari pembalasan kebahagiaan.  Beberapa Hari ini aku terlalu terlalu sibuk dengan duniaku. Menulis karya ilmiah dengan kefakiran ilmu. Analisis buntu, padahal deadline sudah memburu. Ada apa dengan diriku, wahai Tuhanku ? Adakah yang salah dari niatku menulis ini... #Flashback# @Let's fly, dude. Kayaknya keren, kalo Kita bisa Naik pesawat terbang tahun ini.  $Yuk, *jebrettt. Ini bisa jadi jalannya.  @What is that ? ...

Morning Person

I'm Comeback... Alhamdulillah, ini dia ponstingan yang sudah aku janjikan ke sahabat malam kamarin. Lewat status wa aku janji mau nulis kisah tentang *MORNING PERSON* Jreng jrengggg.... Jadi, kira-kira apa sih yang dimaksud Morning Person ? Dia itu apa ? Siapa ? Dari planet Mana ? Atau jangan-jangan dia bukan manusia 🤔 Daripada kelamaan yuk langsung aku bahas ya... C E K I D O T ... Morning Person berasal dari dua kata. Yaitu Morning (pagi) dan Person (orang). Jadi Morning Person adalah seseorang yang memulai aktivitasnya di waktu pagi hari. Terdengar simple, tapi apa maknanya? Mengutip buku Ph.D Parents Stories, karya Bapak Ario Muhammad "Jadilah Morning Person Dan hilangkan kebiasaanmu bagadang. Aku banyak belajar dari orang Inggris. Mereka adalah orang-orang yang Punya life namun hasil kerja mereka tetap efektif Dan efisien. Aku pernah belajar di salah satu negara di Asia Timur Dan sekarang berada di Eropa. Terus terang aku lebih menyukai Gaya mereka...

Secangkir Kopi Diawal Malam

Assalamu'alaikum Selamat malam, sahabat. Sunggguh nikmat Tak Ada tandingnya, malam ini. Tetesan hujan terdengar lembut menetes diatas seng atap rumah. Lamunanku sedikit melemah, karena ketukan pintu terdengar dari luar Sana. Bapak ibu pulang... Ku sambut mereka dengan senyuman, inilah malam pertama tarawih di bulan Ramadhan Malam yang ditunggu tunggu untuk mendapat kebahagiaan Rupanya mereka sudah terlalu lelah Hari ini Hingga memutuskan untuk tidur lebih awal Ya Tidak denganku Ini Ini adalah kesempatan langka Yang sudah aku nantikan beberapa bulan ini *ME TIME* Adalah kebiasaan aku dimana seluruh isi hati Dan pikiran tersampaikan lewat pena. Masa dimana aku memilih menyendiri untuk menyelesaikan masalah pribadi yang tak bisa di negosiasi. Mungkin ini yang membuaku di juluki sang introvert oleh beberapa orang. Ya, inilah cara hidupku. Kebiasaan yang sudah aku bangun sejak SMP rupanya berlanjut sampai sekarang. Dulu belum Punya buku diary , dan menulis semuanya di...